Monday, 23 March 2015

Pendidikan dan Kurikulum 2013

Dunia pendidkan Indonesia sekarang masih dalam tahap peralihan. Pada awalnya kami para pengajar dan pendidik dipersiapkan dengan Kurikulum 2013, yang memuat pendidikan karakter baik secara vertikal maupun horisontal. Komposisi penilaian sikap pun dirancang sebaik mungkin dan " sejelemit" mungkin juga. Belum lagi penilaian aspek keterampilan, para guru harus menambah waktu untuk menilai hasil karya anak melalui aspek keterampilan. Secara teknis di lapangan , saya sebagai seorang pendidik merasa sudah mampu sedikit beradaptasi dengan perubahan kurikulum ini, namun di tengah perjalanan menapaki dan beradaptasi dengan KURTILAS { Kurikulum 2013} kami harus berhadapan dengan kebijakan Menteri  yang baru. Kami diperbolehkan kembali menerapkan Kurikulum 2006/ KTSP. 
Pada awalnya sich saya merasa bangga, negara telah merancangkan pendidikan karakter sejak dini di dalam sistim pendidikan Nasional, namun kalau begini jadinya lebih baik pendidikan karakter itu diterapkan dahulu untuk mereka yang memberi kebijakan pendidikan. Sehingga kami yang berada di lapangan tidak disimpang siurkan oleh hasil kebijakan mereka.

No comments:

Post a Comment